Menambah Kemampuan Menulis Partisi NTFS pada Linux OpenSUSE 12.1

Sebagai pengguna baru openSUSE 12.1 dualboot dengan Wind*ws 7 Starter, tentu masih ada partisi NTFS terbenam dalam mesin yang ane pake.. Tidak seperti distro mateng yang sifatnya tinggal pake seperi Sabily, Pinguy, semua serba mudah, banyak konfigurasi dasar sudah diatur oleh pembuat distronya. Sehingga sebagai pengguna akhir tinggal pake terima beres. Nah di OpenSUSE ini ternyata tidak semudah itu, perlu atur settingan lagi.

Salah satu hal yang membuat ane heran adalah partisi NTFS punya Wind*ws sudah termount dan dapat langsung dibaca dengan baik, tetapi tidak bisa ditulisi. Untuk membuat supaya partisi NTFS ini dapat ditulisi maka kita perlu merubah setting dari konfigurasi /etc/fstab sebagai berikut:

buka fstab dengan editor kesayangan anda

$ sudo nano /etc/fstab

masukan pasword root anda

tampilan hasil fstab di mesin ane..

/dev/disk/by-id/ata-Hitachi_HTS723232A7A364_E3834563GXX8SN-part8 swap swap defaults 0 0

/dev/disk/by-id/ata-Hitachi_HTS723232A7A364_E3834563GXX8SN-part6 / ext4 acl,user_xattr 1 1

/dev/disk/by-id/ata-Hitachi_HTS723232A7A364_E3834563GXX8SN-part7 /home ext4 defaults 1 2

/dev/disk/by-id/ata-Hitachi_HTS723232A7A364_E3834563GXX8SN-part2 /windows/C ntfs-3g users,gid=users,fmask=133,dmask=022,locale=en_US.UTF-8 0 0
/dev/disk/by-id/ata-Hitachi_HTS723232A7A364_E3834563GXX8SN-part4 /windows/D ntfs-3g users,gid=users,fmask=133,dmask=022,locale=en_US.UTF-8 0 0
/dev/disk/by-id/ata-Hitachi_HTS723232A7A364_E3834563GXX8SN-part5 /windows/E ntfs-3g users,gid=users,fmask=133,dmask=022,locale=en_US.UTF-8 0 0
proc /proc proc defaults 0 0
sysfs /sys sysfs noauto 0 0
debugfs /sys/kernel/debug debugfs noauto 0 0

devpts /dev/pts devpts mode=0620,gid=5 0 0

 

 

pada bagian setelah ntfs-3g pada partisi ntfs yang dikehendaki ditulisi rubahlah tulisan users,gid=users,fmask=133,dm menjadi uid=1000,gid=100,umask=0026

 

misal jika partisi yang berisi Data ada di /windows/D maka dirubah menjadi

/dev/disk/by-id/ata-Hitachi_HTS723232A7A364_E3834563GXX8SN-part4 /windows/D ntfs-3g uid=1000,gid=100,umask=0026, 0 0

 

Simpan konfigurasi dan restart komputer anda…

Buka dolphin lakukan test, penulisan pada partisi NTFS yang telah dipilih..

Ok sekian dulu postingan pagi ini… Semoga berguna, selamat beraktifitas ;-)


Setting Koneksi Internet Modem Sierra 881u pada OpenSUSE 12.1 dengan wvdial….

Well tahun 2012 ini belum ada posting baru rupanya. Baiklah kali ini ane mau nulis tentang setting modem gsm jadul yang masih setia menemani.. Sierra 881u pada Linux OpenSUSE 12.1. Secara default OpenSUSE 12.1 sudah menyertakan wvdial didalamnya, jadi tidak perlu install lagi. Kita tinggal atur saja konfigurasinya. Awalnya ane nyalin konfig dari Crunchbang yang sukses juga dipake di Ubuntu dan keturunannya. Tetapi ternyata kali ini lain cerita.. ;-)

Berikut ini Konfigurasi wvdial telkomsel flash pada OpenSUSE:

1. Colokkan modem GSM yang terpasang kartu telkomsel ke laptop, komputer, atau
netbook anda
2. Gunakan perintah berikut ini untuk konfigurasi wvdial dengan modem anda

wvdialconf

3. Edit file /etc/wvdial.conf dengan perintah:

nano /etc/wvdial.conf

4. Ubah konfigurasi menjadi seperti berikut ini:

[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem = /dev/ttyUSB0
Phone = *99#
Idle Seconds = 300
Password = ” “
Modem Type = Analog Modem
Stupid Mode = 1
Compuserve = 0
Baud = 9600
Auto DNS = 1
Dial Command = ATDT
Ask Password = 0
ISDN = 0
Username = ” “

Setelah selesai, tutup dan simpan dengan menekan tombol ctrl+x dan Y, enter
APN dalam hal ini tidak perlu ditulis.. Username dan Password kosong ditulis seperti itu saja.

5. Edit file /etc/resolv.conf

nano /etc/resolv.conf

6. Edit dengan menambahkan Open DNS pada resolv.conf

nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4

Setelah selesai, simpan konfigurasi.

7. Setelah semua selesai, tinggal hubungkan laptop, komputer, atau netbook ke
internet menggunakan wvdial dengan perintah:

sudo wvdial

Setelah anda selesai, tekan tombol CTRL + C untuk berhenti.

Selamat berselancar…


Saya Belum Bisa Memahami Sertifikasi Guru…

Sebagai seorang guru kerapkali dianggap mapan. Seperti saudara saya yang dari anggota TNI bilang enak ya jadi guru, dapat sertifikasi, gajinya dobel, bla-bla-bla…. Beeuuuhh… aneh-aneh saja, tidak semudah mereka (TNI-POLRI) ternyata yang langsung dapet remunerasi. Guru melalui banyak proses, tahapan dan antrian yang bisa dibilang rumiiit… Entahlah sejauh ini kesan saya sertifikasi guru koq hanya urusan tunjangan, bukan mengejar kualitas profesionalisme. Agghhh jujur saja saya belum bisa memahaminya…

  1. Alasan seseorang bersertifikat itu sebenarnya apa?
  2. Apakah jika tidak bersertifikat, tidak boleh mengajar?
  3. Apakah nantinya ada penjenjangan, kategori A, Kategori B,  dst…
  4. Apakah ada batasan waktu kadaluarsa sertifikat tersebut?

Kata profesionalisme pendidik memang menjadi kata sakti disini. Dengannya sesorang diukur kompetensinya dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Beberapa tahun yang lalu rekan saya ada yang di Uji kompetensinya, dan lolos bahkan mempunyai peringkat teratas sekabupaten. Tetapi sampai saat ini beliau belum mendapatkan itu tunjangan sertifikasi. Hal ini dikarenakan umur yang masih muda, jadi kalah sama yang tua-tua padahal dari segi kompetensi tidak diragukan lagi. Jadi pilih mana orang muda dengan kemampuan tidak diragukan, atau orang tua yang susah mengikuti perkembangan?

Saat ini Indonesia masih kekurangan guru, padahal guru yang bersertifikat belum banyak. Tidak mungkin melarang guru yang belum bersertifikat berhenti ngajar. Jadi jelas pendidikan kita belum meningkat mutunya, karena yang bersertifikat belum banyak, jadi mengajarnya banyak yang belum profesional. Parahnya yang bersertifikatpun banyak yang asal-asalan, ini fakta dilapangan lho… :mrgreen:

Pengalaman rekan-rekan yang sudah mengikuti proses sertifikasi tidak serta-merta lolos begitu saja. Mungkin ada persyaratan nilai minimum yang harus diperoleh tetapi belum dipenuhinya saya jadi kasihan. Apalagi sudah melihat usia sudah tua, harus bolak balik tes di luar propinsi lagi… Alangkah lebih bijak jika sertifikasi dibuat sesuai kategori saja. Misal Kategori tertinggi A, mendapat tunjangan 100% gaji pokok. Kemudian kategori B, 75% gaji pokok, dst. Jadi satu sisi untuk menghargai para guru yang sudah lama mengabdi, sekaligus untuk menghemat anggaran negara.

Maintenance dari keprofesionalianan para pendidik harus ada. Jadi jangan asal lepas begitu saja, tanpa melihat kondisi di lapangan. Apakah dengan tunjangan sertifikasi yang diberikan mampu meningkatkan mutu pendidikan atau tidak. Ataukah hanya meningkatkan kesejahteraan pendidik saja tanpa ada imbas dalam mutu pendidikannya. Kemudian perlu ada upaya pertanggungjawaban tiap tahunnya, dan kalo perlu diberi batas waktu masa berlaku sertifikatnya. Karena bukan tidak mungkin setelah memperoleh tambahan penghasilan malah kerjaan menjadi tidak beres, sering pergi keluar tidak mengajar dsb. Setelah 3 tahun atau 4 tahun di uji lagi kelayaknnya… Jadi guru akan terus terpacu meningkatkan profesionlismenya…

Demikian dulu, unek-unek saya,, semoga berguna… :D

 


Update New Megapro: Ganti Ban depan belakang…. :D

Sudah setahun lebih menggunakan new megi item… Odometer menunjuk angka 26 rebu kilo.. Dan terlihat ban sudah mulai kehilangan garis kembangnya.. Musim hujan sudah berjalan beberapa bulan.. Nah saatnya untuk ganti ban :D

Saat servis rutin di beres deket Pasar Wonokriyo Gombong, nanya-nanya ban, ternyata ban NMP tubeless tidak ready, adanya yang biasa.. Coba nanya ke Toko Part n Asesoris motor disebelahnya ternyata tidak ada juga. Lari ke AHASS di ujung timur Gombong ternyata tidak ada juga. AHASS yang aneh… Ckckckk

Ternyata menurut penuturan beberapa rekan penunggang NMP seperti bro ALI dan Jahe memang Fast Moving NMP ini barang langka.. Hmm menyedihkan padahal jualannya sudah banyak koq masih jarang juga.. Terbukti kemaren pas lampu sein ada yang kobong ga ada gantinya, katanya HO (Hot Order – pesen dulu baru dikirim aka inden).

Kembali ke masalah ban, tidak ingin nunggu lama. Akhirnya pake ban alakadarnya.. Daripada sliding geal-geol terus ya mending ganti.. Pilihan jatuh pada IRC 100/90 untuk belakang dan Zeneos 80/90 untuk depan.. Zeneos sendiri produk baru dari gajah tunggal. Saya ditawari ukuran sama dari IRC tapi lebih suka motifnya Zeneos. Lagian harganya lebih murah… xixiii

Oke sekian dulu postingannya, tidak berguna juga tidak apa-apa haha… :D


Dan ternyata Ninja 150rr masih setia dengan mesin 2 tak..!

Assalamu’alaikum brother sekalian…

Bulan november sudah mo abis, musim hujan juga lagi seru-serunya… Beberapa hari pulang kerja kehujanan jadi malemnya langsung pules ga sempet nengok dashboard WP. Well cukup sekian curhatan gak pentingnya…

Hmm ada yang lebih penting, adalah kabar dari KMI (Kawasaki Motor Indonesia). Setelah kemaren nulis artikel Next Ninja 150rr 4 tak, ee ternyata yang mau keluar tahun depan masih menggunakan engine yang sama yaitu 2 tak..! Yah beginilah nasib kalo ambil data dari sumber sekunder. Tidak akurat, data menjadi tidak valid alias bukan fakta.. :(

Adalah Reiner Sitorus, Sales Promotion KKD Departmen Head PT KMI yang menjelaskan ihwal dalam next Ninja 150rr di portal Otomotifnet.com. Perubahan yang terjadi cuma pada desain fairing yang lebih futuristik. Kemudian disk brake bergelombang mirip punya ninin 250. Serta blok silinder teknologi Super Electrofussion Cylinder yang lebih minim gesekan sekaligus kuat..

Memang biarpun standar kedepan adalah Euro3 tapi mesin Ninja 150rr ini masih memenuhi standar emisi yang ditetapkan pemerintah kita saat ini. Barangkali suatu saat ketika standarnya sudah ditingkatkan baru deh akan dirubah.. Kita lihat sajalah.. :D

Dan sepertinya Kawasaki memang konsentrasi motor sport yang kencang. Hal ini banyak diamini para penunggang Ninja yang sepertinya gak rela kalo Ninja 150rr jadi 4 tak, takut tidak bertaji lagi. Berarti memang tidak ada opsi lain kalo menginginkan motor full fairing 4 tak ya langsung aja minang Ninja 250R saja.

Tapi kapan ya Ninja 250R jadi 30 jutaan?? haha ngarep.com

Sekian tulisan repost singkat ini.. Wasalam


Motor Baru Kawasaki Ninja 2012: 4 Tak…!!

Kangen lama ga nyentuh dashboard WP… Pa kabarnya bro…? Semoga senantiasa dalam linduangan dan rahmatNya. Ane ga mau terus sedih hanyut dalam duka tewasnya Super Sic. Kali ini coba apdet kabar motor baru di tahun depan aja..
Berita dari PT. KMI (Kawasaki Motor Indonesia) rupanya sudah menyiapkan motor baru untuk kelas 150cc bro.. Seperti kita ketahui kelas ini merupakan pasar motor sport yang paling gemuk diIndonesia. Jadi sangat disayangkan kalau dilewatkan. Kawasaki sebelumnya punya senjata Kawasaki Ninja 150 cc dengan berbagai variannya dengan mesin 2 tak. Nah tahun depan rupanya Kawasaki akan menggunakan mesin 150cc dengan tipe 4 tak sebagai pengganti mesin lawasnya!
Mesin baru ini tentu akan semakin meluaskan pangsa pasar dari Ninja itu sendiri. Dibandingkan dengan mesin 2tak mungkin hanya kaum entusiast saja yang doyan adu kencang yang suka. Beda dengan mesin 4 tak yang lebih ramah kepada semua kalangan.

Namun apakah perubahan mesin ini akan menurunkan tenaga yang dihasilkan? Ternyata dengan berbekal teknologi Kawasaki Integrated Powervalve System (KIPS) next Ninja ini mampu menyemburkan tenaga yang besar namun tetap hemat BBM. Diperkirakan tenaganya hingga 31 daya kuda pada 10.000 rpm. mantep gak bro..??
Lalu tampilan dan spek lain serta harganya gimana ya, akankah mengikuti rivalnya CBR 150R dikisaran 33 juta? Ane harap si bisa kurang, jadi masih bisa berharap ngandangin Motor Sport Full Fairing bertitek Ninja beneran. Masa si cuma wallpaper doank… wkwkkk… Ah sudahlah kita tunggu saja, monggo dikomeng..


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.