Lintang Selatan Blog

Pengalamanku Pake XL…

October 8, 2008 · Leave a Comment

Pertarungan antar operator seluler membuat banyak orang bingung. Termasuk saya sendiri, terpaksa memakai semua operator yang ada sinyal ditempatku. Ini kulakukan biar adil dan bisa merasakan semua manfaatnya. Biasanya aku membeli perdana yang harganya lebih murah daripada ngisi pulsa. Nah dari situ baru deh ketahuan iklan sama kenyataan sama apa ga? Prinsipku yang terpenting pengeluaranku untuk berkomunikasi tidak lebih dari 50 ribu sebulan. Ya maklumlah pegawai kecil penghasilannya ga seberapa…

Awalnya aku memakai XL jempol yang dulu terkenal lantaran tarif smsnya paling murah 99 perak dan nominal voucernya paling kecil. Cukup dengan 5 rb dah bisa pake nelpon.  Pada tahun 2005 ada teman yang belum punya kerjaan tetep dia usaha jadi salesnya Xl. Salah satu produk pascabayar dari XL yaitu Xplor. Pelopor tarif  nelpon yang perhitungannya perdetik. Jadi kalo bayar ya hanya yang dipakai doank, tidak ada istilah pembulatan. Nah aku tertarik dan sekalian membantu temen juga. Maka migrasilah aku dari Jempol ke Xplor.

Xplor sebagai product pascabayar tentunya memberikan kebebasan kepada customer untuk menggunakan telpon dengan kredit limit yang cukup besar 550rb. Bagi para bisnismen mungkin ini dirasa cukup tapi bagiku ini tentu berlebihan. Wong gajiku saja ga jelas berapa… Tapi enaknya bisa dibatasin. So aku batasin aja jadi 200rb, yah sedanglah buatku ga kebanyakan n kedikitan. Rata-rata pengeluaranku antara 50-100 rb. Oh ya aku tinggal and kerja di Jakarta, jadi ga gitu pusinglah soale makan n tempat tinggal ikut sodara seh. Hehehe…

Masa-masa kejayaan Xplor mulai tergoyang dengan adanya UU yang mengatur masalah tarif seluler di awal tahun 2008. Xplor yang tadinya value banget jadi terasa mahal, n ga ada gratisane. Jadi mikir masa sich ga ikutan turun tarifnya…?  April, Mei, Juni, ah lama banget ga ada broadcast penurunan cuma apa sih main-main doank! Sebel banget, mendingan Bebas yang banyak ngasih gratis n pulsanya juga murah, palagi masa aktifnya dioperpanjang. Akhirnya goyah juga, Agustus aku ngajuin migrasi ke Bebas. Jadilah sekarang pake Bebas yang sebenere dulu aku pun sudah memakainya ketika jaman ProXL yang kartunya bening.

Categories: Handphone
Tagged: , ,

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment