Lintang Selatan Blog

Entries categorized as ‘Pegawai’

Gaji Guru PNS Naek 100%

October 22, 2008 · Leave a Comment

Ada kabar menyenangkan buat para guru PNS. Kabarnya Panitia Kerja (Panja) Belanja Pusat Panitia Anggaran DPR menyetujui kenaikan gaji guru pada 2009 hingga 100%. Angin segar buat para guru yang selama ini selalu kelabakan mencari pinjaman sana-sini buat menutupi keukarangan di sana-sini.

Categories: Keuangan · Pegawai · Pendidikan
Tagged: ,

Lebaran Buat PNS

September 27, 2008 · Leave a Comment

PNS di daerah Kebumen kali ini tidak mendapatkan THR. Dan sepertinya tidak hanya kebumen saja banyak kabupaten kota yang tidak mendapatkan juga. Memang tahun kemaren mendapat THR walaupun cuma 100rb mayanlah bwt nambah-nambah uang saku ponakan-ponakan. Tapi bener-bener tahun ini ga ada sedikitpun dana dari pemda. Sekolah yang tahun kemaren ngasih bingkisan pun tahun ini sepi-sepi saja. Alhamdulillahnya masih ngasih dana 100rban untuk semua pegawai tanpa dibeda-bedain status dan golongannya.

Aku sih bersyukur selalu, sebab kuhitung-hitung bulan september ini pendapatan (kas masuk) hampir 4 juta. Ya ini karena banyak dana cair dibulan ini. Pertama gaji september tentu saja,  lanjut rapel 20% PNS ku selama 5 bulan, ditambah lagi rapel fungsional 3 bulan tahun 2007 dan lain-lain seperti tabungan SHR, dana kegiatan sekolah. Memang aku banyak terlibat di kepanitiaan walaupun ga jadi pejabat atau orang penting tapi lumayan seringlah. Jadi ya dikit-dikit tambahan menjadi bukit juga :)

Sekarang kalau dihitung sebenarnya sudah masuk nishab belum ya? Soale pengen latihan mbayar zakat profesi. Tapi kalo dari gaji rutin si jelas belom masuk, jadi jatuhnya tetep sedekah doank.

Categories: Pegawai
Tagged: ,

Ujian Baru Bernama Kesiswaan

June 23, 2008 · Leave a Comment

Udah aga santer suara-suara dibelakang untuk mengajukan aku sebagai Ka Ur Kesiswaan. Sebnenarnya menurutku bukan karena kemampuanku tetapi lebih pada ketidakpercayaan pada kepengurusan yang sekarang. Dengan adanya darah baru mestinya diharapkan ada angin perubahan. Selama ini banyak kegiatan terlaksana tanpa ada koordinasi dengan teman-teman guru. Kalau hanya masalah pembagian tugas atau job deskripsi mungkin tidak akan berpengaruh, tetapi ini juga diakhiri dengan pembagian jatah vitamin yang tidak transparan.

Categories: Pegawai

Gaji Ke 13 udah di depan mata

June 5, 2008 · Leave a Comment

Tepatnya kemaren hari kamis aku pergi kebumen. Dapet deh Leger Gaji 13 di PDE. Dari dinas aku dikandani suruh mampir ke PDE, mayan pasti pada heboh di sekolah.

Categories: Pegawai

Jeratan Konsumerisme di Kalangan PNS

May 14, 2008 · 2 Comments

Satu keistimewaan PNS adalah mudahnya mendapatkan kredit pegawai. Sepertinya jadi andalan, bahkan rebutan sehingga banyak yang berlomba-lomba jadi PNS. Atas dasar jaminan berupa SK PNS seorang pegawai dengan mudah akan memperoleh kredit hingga puluhan juta rupiah, dengan suku bunga lebih rendah dari kalangan lain. Kemudahan yang kadang ketika tidak disikapi dengan bijaksana akan menimbulkan sikap “nggampangke”. Gampang utang aja..

Dari sikap ini kemudian melahirkan sebuah slogan baru yaitu “Utang Pangkal Punya”. Bukan “hemat pangkal kaya”. Katanya kalau tidak utang tidak akan punya apa-apa. Hah, koq begitu pesimisnya ya? Seolah-olah hanya dengan berhutang kita akan bisa memiliki apa-apa. Aku jadi kurang yakin kenapa bisa berpikir begitu. Kemudian memangnya para PNS, harus punya apa sih? Kadang aku heran sebenarnya standar yang layak bagi keluarga PNS itu seperti apa?

Melihat kembali pada definisi kebutuhan dalam ekonomi. Berdasarkan intensitasnya ada 3 jenis kebutuhan: primer, sekunder, tersier. Primer; kebutuhan pokok seperti pangan, sandang, papan dan pendidikan. Sekunder, kebutuhan tambahan, yang akan lebih baik jika ada. Atau yang mendukung aktifitas utama. Kemudian ketiga tersier, artinya kalau tidak ada juga tidak apa-apa. Barang mewah contohnya. Menariknya dari pembagian ini sekarang memang banyak terjadi pergeseran dan subyektifitas penilaian.

Di kalangan PNS, entah karena tingkat pendidikan, lingkungan pergaulan, banyak yang mempunyai selera begitu tinggi. Sehingga yang menurut masyarakat biasa statusnya sekunder bisa berubah jadi primer. Kemudian lebih parah lagi barang mewah bisa menjadi tuntutan untuk menegaskan identitas sosialnya. Aha inilah yang berbahaya. Bagi PNS yang memegang jabatan, bisa menumbuhkan tindak korupsi. Bagi yang tidak mempunyai jabatan apapun, artinya hanya mengandalkan gaji saja keinginan itu akan diwujudkan dengan mengambil jalan hutang. Kasihan khan?

Pemerintah dari tahun ke tahun selalu menaikan (baca: menyesuaikan) gaji Pegawainya. Dengan harapan memenuhi kesejahteraan kebutuhan ekonomi keluarga pegawai, sehingga diharapkan pada akhirnya meningkatkan kinerjanya. Tetapi sepertinya itu belum mampu menyelesaikan tuntutan kebutuhan pegawainya. Sehingga sebesar apapun kenaikan tetap saja tidak ada peningkatan kinerja apa-apa. Yang ada adalah peningkatan keinginan untuk memiliki lebih banyak lagi. Itulah sifat dasar manusia yang tak akan pernah cukup. Ditambah lagi godaan dari para penjual yang menawarkan fasilitas kredit dengan bunga murah. Mana tahaaan??

Categories: Pegawai
Tagged: , , ,